Assalamu’alaikum Sobat Mugaci.
Acara seminar parenting menjadi salah satu rangkaian MUGACI FAST 2026 pada Jumat (30/1) kemarin. Sebanyak 100 peserta dari orang tua siswa kelas 1-6 memadati tempat utama acara di aula lantai 2. Mengangkat tema “Menghadirkan Cinta di Rumah dan di Sekolah untuk Generaasi Tangguh” bertujuan untuk memberikan pencerahan bagi orang tua siswa dalam mendidik anak-anaknya.
Pendidikan sejatinya melibatkan 2 pihak, yaitu sekolah dan orang tua siswa. Kolaborasi yang baik antara keduanya akan menjadikan kekuatan dalam membentuk generasi masa depan yang tangguh (bertakwa, unggul, dan berakhlak mulia).
Pemateri seminar parenting kali ini adalah Bapak Aris Ahmad Jaya, Dvm., M.M. beliau dikenal dengan sebutan Mr. Sugesti Indonesia. Ia hadir dengan aura positif untuk mengajak para peserta bangkit lebih baik dalam pengasuhan anak, pendidikan anak, dan menyiapkan masa depan anak sesuai yang diharapkan.
Kecenderungan orang tua zaman ini adalah terlalu lekat melibatkan gadget dengan aktifitas harian anak-anaknya. Tanpa disadari, gadget ini menjadi masalah utama dalam pengasuhan dan pendidikan orang tua kepada anak-anaknya.
“Kita sebagai orang tua kadang terlalu mudah memberikan fasilitas gadget untuk anak-anak agar mereka anteng,” paparnya.
Ada tiga kata penting dan unik yang Mr. Sugesti sampaikan yaitu jelas, tegas, tega. Dari ketiga kata tersebut, kita harus memahami bahwa dalam mendidik, membimbing, mendampingi, dan mengasuh anak perlu tiga sikap tersebut.
Kata jelas merupakan pemahaman bahwa apa yang kita ucapkan, kita minta, kita ajak, dan kita harapkan dari anak kita, harus jelas. Sehingga anak-anak mampu mencerna dengan baik maksud yang kita sampaikan. Dan mampu diajak kerja sama dengan baik dalam aturan yang kita buat demi kebaikan mereka.
Kata tegas merupakan sikap yang harus kita jalankan dalam mendidik anak. Sikap yang tegas akan memberikan dampak positif pada anak dan anak tidak mudah meremehkan apa yang sudah kita buat dalam aturan. Anak juga akan tahu konsekuensi jika aturan yang kita sampaikan dengan tegas, sehingga anak akan mempertimbangkan lebih matang perbuatan yang akan dilakukan.
Kata tega merupakan upaya orang tua yang harus siap dengan segala konsekuensi yang dijalankan dalam mendidik anak. Tega jika anak tidak banyak waktu bermain di luar rumah karena kita berusaha menjaga anak dari perbuatan yang tidak baik.
Uraian materi yang disampaikan Mr. Sugesti mendorong kesadaran dan antusias orang tua yang hadir untuk ke depannya dapat menjadi orang tua yang lebih baik. Acara kemudian masuk pada sesi tanya jawab.
Alhamdulillah dari materi yang disampaikan Mr. Sugesti, diharapkan adanya pencerahan pada pemahaman pendidikan dan pengasuhan anak, sehingga menghadirkan cinta baik di rumah maupun di sekolah.





