Berikut ringkasan tausyiah yang disampaikan oleh Drs. Sarfian Effendy, sebagai pengawas internal Perguruan Muhammadiyah Cileungsi dalam pembukaan workshop Implementasi Kokurikuler Pembelajaran Mendalam Sekolah Muhammadiyah Cileungsi yang dilaksanakan oleh Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Cileungsi pada Selasa (6/1) yang bertempat di SMK Muhammadiyah 4 Cileungsi.
- Mengambil pelajaran penting dari pola pendidikan yg diterapkan di Jepang. Pendidikan di Jepang mengutamakan pembentukan adab terlebih dahulu pada anak di rumah atau siswa di sekolah, kemudian secara bertahap pemahaman ilmu pengetahuan.
- Adab sebagai seorang guru tercermin pada siswa di sekolah. Guru yang beradab akan mendorong terbentuknya adab yg baik pada siswa. Jika guru disiplin, maka siswa pun akan disiplin, karena disiplin bagian dari adab.
- Adab yang baik adalah hasil dari keimanan yang baik.
- Membumikan adab terlebih dahulu daripada ilmu: keikhlasan, kesabaran, menegur dengan hikmah, mendidik dengan keteladanan (guru digugu dan ditiru).
